Elegi Senja

Senja tak lagi sama tanpa kehadiranmu
Hembusan angin menerpa wajahku perlahan
Melemparkan ingatanku kembali ke masa lalu

Masa dimana hanya ada canda dan juga tawa
Hangat genggaman tanganmu, dan untaian kata jenaka yang sering kau lontarkan
Membayangi setiap langkahku
Setiap rindu yang tak pernah terucap
Semakin menyiksa nuraniku

Eluh yang menetes setiap kali teringat namamu
Untaian doa yang selalu kupanjatkan belum cukup meredakan rasa ini
Kehilangan yang menghampakan ruang hatiku

Dalam tangisku yang teredam oleh deburan ombak yang berlarian
Suaraku yang tak bisa mengucapkan nada yang kuingin
Semakin membuatku tak berdaya karenanya

Ku rindu akan kehadiranmu yang tak pernah kusadari sebelumnya.



21 Maret 2018

Komentar

Postingan Populer